Di sekitar kita mudah ditemui orang-orang yang sangat mudah memberikan komentarnya atas suatu hal. Komentar mengenai baju orang lain, gaya berbicara orang lain, jalan cerita film, membicarakan teman yang sedang bertengkar dengan kekasihnya, teman yang dimarahi orang tuanya, di sekolah dimarahi guru dan lainnya. Bisa jadi diantara pembaca juga sering mengalaminya🙂

Berbicara mengenai diri sendiri atau orang lain begitu mudah. Mengalir saja tanpa hambatan. Nah, ketika diminta untuk menuliskan sesuatu justru merasa kesulitan. Jika yang dituliskan adalah karya ilmiah, kesulitan adalah hal yang wajar. Mengapa? Karena menulis karya ilmiah tidak sekedar menulis namun juga memberikan sumber-sumber data, pemahaman kita terhadap materi dan lainnya.

Nah, seharusnya jika menulis hal-hal sederhana tentu jauh lebih mudah. Seakan berbicara dengan teman atau pacar. Jika ingin belajar menulis maka hal yang paling mudah untuk dilakukan adalah menulis. Menulis kegiatan sehari-hari atau kegiatan hari ini yang telah dilalui. Yah, semacam menulis diary. Bedanya mungin nanti bisa diletakkan di blog atau note facebook sehingga bisa dibaca orang lain.

Lho?? Berarti kita membuka aib sendiri? Atau ada pertanyaaan kok diary disebarluaskan tho?

Aah, memang benar kegiatan atau akivitas kita sehari-hari. Tetapi mana yang akan dipublikasikan, itu adalah hak masing-masing dari kita. Pintar-pintar memilih aktivitas apa yang akan dipublikasikan. Tulis saja kegiatan yang kita lakukan atau hal yang menurut kita menarik. Misalnya lupa mengerjakan Pekerjaan Rumah (PR) kemudian dihukum guru di kelas atau lainnya.

Lalu bagaimana kalau tulisan kita buruk? Dikomentari orang lain atau dikritik orang lain?

Jangan memikirkan hal itu dahulu. Mengapa? Karena semua penulis pastilah memulai tulisannya dengan buruk. Itu pasti! Terus mengapa mereka bisa menjadi penulis yang hebat dan terkenal? Karena mereka menulis. Proses menulis terus meneruslah yang membuat tulisan seseorang terus mengalami perkembangan.

Dengan terus menulis maka kita pun akan belajar dari ‘keburukan’ tulisan kita sebelumnya. Dengan dikomentari orang lain maka hal tersebut bisa menjadi masukan bagi kita. Bisa kita gunakan untuk memperbaiki tulisan kita agar semakin lebih baik.

Jadi ingin menulis semudah kalau kita sedang berkomentar? Maka menulis saja dari sekarang, mulai berkomentar mengenai baju yang dipakai orang lain atau gaya pacaran teman tetapi dalam bentuk tulisan bukan ucapan? Bagaimana? Berani memulai tantangan menulis? Ayoo mulai menulis🙂

by: diankp

About Rumah Media

Lembaga Sosial yang bergerak di bidang media massa

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s